
Share this product :
Hidrogen Peroksida (35%) - Thailand
- Origin
- : Thailand
- CAS Number
- : 7722-84-1
- HS Code
- : 28470000
Basic Info
- Nama IUPAC
- : hydrogen peroxide solution
- Formula molekul
- : H2O2
- Berat molekul (g/mol)
- : 34.0100
- Sinonim & Nama Dagang
- : Hydrogen peroxide; Peroxide solution; Oxydol
- Kemurnian/Uji (%)
- : 35% min
- Kelas/Tingkat Kualitas
- : Kelas Industri
- Bentuk Fisik
- : Cairan
- Konsentrasi
- : Pure substance
- Penampilan/Warna
- : Clear to slightly colored liquid
- Bau
- : Slightly sharp
- Titik lebur (° C)
- : -0.4000
- Titik didih (° C)
- : 150
- Kepadatan (g/cm³)
- : 1.1300
- Kelarutan dalam Air
- : Miscible
- Kata Sinyal
- : Bahaya
- Nomor PBB
- : 2014
- Kelas Bahaya GHS
- : Oxidizer; Acute toxic; Skin corrosive; Eye corrosive
- Pernyataan H
- : H271|H290|H302|H312|H314|H332|H335
- Pernyataan P
- : P210|P220|P221|P234|P260|P264|P271|P273|P280|P301+P330+P331
- Status REACH
- : Registered
- Status Prekursor Obat
- : Non-precursor
- Kelas Penyimpanan (GHS)
- : 5.1
- Kondisi Penyimpanan
- : Cool, dark; away from metals, combustibles; strong oxidizer
Categories
Share this product :
Ikhtisar Singkat
Hidrogen peroksida 35% adalah cairan bening dengan sifat pengoksidasi, pemutihan, dan antiseptik yang kuat. Untuk menanganinya dengan aman, tindakan pencegahan seperti menghindari kontak dengan bahan yang mudah terbakar, menggunakan alat pelindung yang sesuai, bekerja di area yang berventilasi baik, dan pembersihan kulit secara menyeluruh sangat penting. Penyimpanan dan transfer harus mengikuti pedoman khusus untuk keamanan.
Proses Manufaktur
Ada dua metode utama untuk menghasilkan H2O2 seperti yang dijelaskan di bawah ini:
Metode 1: Auto-oksidasi etil antrakuinon dalam pelarut seperti toluena atau etilbenzena. Produk etil antrakuinon direduksi oleh hidrogen di atas katalis nikel atau platinum yang didukung untuk meregenerasi kembali bahan awal, etil antrakuinon untuk produksi H2O2 terus menerus.
Metode 2: Konversi elektrolitik asam sulfat berair menjadi peroksidisulfat diikuti dengan hidrolisis menjadi H2O2. Ini juga dikenal sebagai proses Weissenstein.
