Soda Ash Light (99,2%) - India

Soda Ash Light (99,2%) - India

Origin
: India
CAS Number
: 497-19-8
HS Code
: 2836.20.00
Basic Info
Nama IUPAC
: disodium carbonate
Formula molekul
: Na2CO3
Berat molekul (g/mol)
: 105.9900
Sinonim & Nama Dagang
: Soda ash light; Sodium carbonate; Washing soda; E500ii
Kemurnian/Uji (%)
: 99.2% min
Bentuk Fisik
: Padat
Konsentrasi
: Pure substance
Penampilan/Warna
: White to off-white solid
Bau
: Odorless
Titik lebur (° C)
: 851.0000
Kepadatan (g/cm³)
: 2.5320
Kelarutan dalam Air
: Freely soluble (21.6g/100mL at 20°C)
Kata Sinyal
: Peringatan
Kelas Bahaya GHS
: Skin irritant; Eye irritant; Respiratory irritant
Pernyataan H
: H302|H319|H335
Pernyataan P
: P260|P261|P264|P270|P271|P280|P305+P351+P338
Status REACH
: Registered
Status Prekursor Obat
: Non-precursor
Kelas Penyimpanan (GHS)
: 10
Kondisi Penyimpanan
: Cool, dry; sealed; avoid moisture
Share this product :
Interested in this product?

For more detailed information including pricing, customization, and shipping:

Technical Document

Ikhtisar Singkat
Soda ash tersedia dalam tiga tingkatan berbeda, yaitu abu soda padat, abu soda ringan, dan soda cuci. Soda ash light juga disebut natrium karbonat anhidrat dengan rumus kimia Na2CO3. Ini adalah bubuk granular putih dan tidak berbau yang larut dalam air dan membentuk larutan berair yang sangat basa. Ini juga higroskopis dan menyerap kelembaban dari atmosfer, menyebabkannya menggumpal. Ini ada terutama dalam bentuk monohidratnya tetapi dalam bentuk dekahidrat dan heptahidrat.
Sumber cahaya abu soda terbentuk secara spontan dari endapan natrium, dan endapan natrium telah mengalami proses geologi jangka panjang seperti erosi batuan beku, transportasi sedimen natrium, dan reaksi kimia. Di bawah pelapukan, endapan natrium pertama kali dilepaskan dari batuan beku. Kemudian mereka dicuci, mengalir ke bawah, dan dikumpulkan di baskom. Ketika terkena karbon dioksida, ia menghasilkan abu soda.


Proses Manufaktur
Proses Solvay
Pada tahun 1861, ahli kimia Belgia Ernest Solvay mengembangkan proses Solvay, metode yang lebih efisien untuk mengubah natrium klorida menjadi cahaya abu soda. Dalam proses Solvay, amonia bereaksi dengan natrium klorida dengan bantuan kalsium karbonat. Natrium bikarbonat diproduksi, dan kemudian dipanaskan dan diubah menjadi cahaya abu soda.

Proses Hou
Pada tahun 1930, ahli kimia Tiongkok Hou Debang mengembangkan proses Hou. Dalam proses ini, karbon dioksida dipompa melalui larutan jenuh natrium klorida dan amonia untuk membentuk natrium bikarbonat. Natrium bikarbonat yang diendapkan kemudian dipanaskan, menghasilkan abu soda murni. Proses Hou adalah versi modifikasi dari proses Solvay, dan metode yang umum digunakan masih proses Solvay.