Ikhtisar Singkat
Quebracho berasal dari kata quebrar hacha, yang berarti “pemecah kapak” dalam bahasa Spanyol. Quebracho adalah pohon asli Amerika Selatan yang digunakan secara komersial karena ekstraknya mengandung polifenol yang larut dalam air yang disebut tanin.
Ekstrak tidak berbau tetapi memiliki rasa pahit dan tekstur ekstrak yang paling sering padat sebagai tekstur bubuk seragam halus dengan kilau alami.
Proses Manufaktur
Sejak akhir 1800-an, quebracho telah banyak digunakan untuk digunakan dalam penyamakan kulit. Demikian juga, proses ekstraksi tidak berubah sejak saat itu. Ada beberapa langkah dalam produksi ekstrak quebracho, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Persiapan Bahan Baku
Pertama, batang pohon yang ditebang dibiarkan beristirahat di udara terbuka, memungkinkan proses kayu quebracho yang lebih mudah. Kemudian, batang diparut menjadi potongan-potongan kecil, yang dikenal sebagai keripik, untuk dapat memberikan luas permukaan sebanyak mungkin.
2. Ekstraksi tanin
Selanjutnya, otoklaf besar digunakan untuk memberi makan serpihan kayu dan air mendidih untuk dapat mengekstrak tanin. Keripik sepenuhnya direndam tanpa aditif kimia. Selanjutnya, setelah itu, campuran disaring untuk menghilangkan serpihan kayu yang habis dari larutan tanin berair. Kayu di sini biasanya diubah menjadi biomassa di pabrik pengolahan yang berbeda.
3. Pemurnian dan pengeringan
Larutan tanin didinginkan hingga suhu kamar untuk dapat memisahkan kotoran yang akan mengendap di sekitar suhu ini, memungkinkannya menghasilkan larutan yang lebih murni. Biasanya diikuti oleh evaporator untuk lebih memusatkan ekstrak. Kemudian, dengan larutan tanin pekat, ia dimasukkan melalui pengering semprot untuk mengubahnya menjadi bubuk padat. Karena ekstrak sekarang dalam bentuk bubuk, lebih mudah untuk diangkut dan menghemat ruang penyimpanan.
4. Pengepakan
Bubuk dikemas ke dalam tas, siap dikirim. Tujuannya bervariasi, seperti untuk industri farmasi, tekstil, cat dan tinta, industri makanan dan minuman dan banyak lagi.

