
Bagikan produk ini :
Makanan Gluten Jagung (60% Protein Min) - Amerika Serikat
- Asal
- : China, Indonesia, United States
- Nomor CAS
- : 66071-96-3
- Kode HS
- : 23031000
Info Dasar
- Keadaan Fisik
- : Padat
- Penampilan/Warna
- : Yellow to golden powder or pellets
- Bau
- : Characteristic corn
- Kandungan Kelembaban (%)
- : <12%
- Sinonim & Nama Dagang
- : CGM 60%; Corn gluten feed (20-25%)
- Jumlah Plat Total (TPC)
- : <200,000 CFU/g
- Ragi & Jamur
- : <50,000 CFU/g
- E. Coli
- : <10 CFU/g
- Bakteri Koliform
- : <1,000 CFU/g
- Salmonella
- : Negative/25g
- Umur simpan
- : 12 months
- Ukuran Kemasan
- : 50 kg / bulk
- Jenis Kemasan
- : PP woven bag / bulk
- Kondisi Penyimpanan
- : Cool, dry place; protect from moisture
- Sertifikasi Halal
- : Available on request
- Sertifikasi Kosher
- : Available on request
- ISO/HACCP
- : Yes
- Kelas Makanan/Status Peraturan
- : Feed grade
- Protein Mentah (%, min)
- : 60% min (CGM); 21% min (CGF)
- Ekstrak Lemak Kasar/Eter (%, maks)
- : 2.5% max
- Serat Mentah (%, maks)
- : 1.0% max
- Kandungan Abu - Pakan (%, maks)
- : 1.5% max
- Kandungan Fosfor, P (%)
- : 0.4-0.5%
- Kecernaan Pepsin (%, min)
- : 85% min
- Kepadatan Massal
- : ~0.50 g/cm³
- Pengobatan Antioksidan
- : None or as specified
- Deklarasi Spesies Asal
- : Zea mays (Corn)
- Aflatoksin B1
- : <5 ppb
- Logam Berat - Pakan (As, Pb, Hg, Cd)
- : Compliant
- Dioksin & PCB (pg WHO-TEQ/g lemak)
- : Compliant
Kategori
Bagikan produk ini :
Ikhtisar Singkat
Tepung gluten jagung adalah protein utama yang diekstraksi dari endosperma jagung. Ini adalah produk jagung penggilingan basah, bersama dengan produk lain seperti pati dan minyak jagung. Tepung gluten jagung kaya protein dengan kandungan protein sekitar 65% dan umumnya digunakan sebagai pakan ternak. Tepung gluten jagung juga dapat digunakan untuk keperluan pertanian. Proses Pembuatan Tepung gluten jagung umumnya diproduksi menggunakan proses penggilingan basah.
Proses Manufaktur
Tepung gluten jagung biasanya diproduksi menggunakan proses penggilingan basah. Dalam proses ini, biji-bijian jagung pertama kali direndam dalam air dengan sulfur dioksida. Campuran tersebut kemudian ditumbuk kasar untuk memisahkan kuman dan endosperma. Endosperma kemudian mengalami proses penggilingan dan penyaringan di mana pati dan gluten dipisahkan dari serat jagung. Terakhir, pati dan gluten disentrifugasi untuk memulihkan produk individu - pati dan gluten.
