Natrium Hidrosulfit (90%) - Tiongkok

Natrium Hidrosulfit (90%) - Tiongkok

Nomor CAS
: 7775-14-6
Kode HS
: 2831.10.00
Info Dasar
Nama IUPAC
: disodium dithionite
Formula molekul
: Na2S2O4
Berat molekul (g/mol)
: 174.1000
Sinonim & Nama Dagang
: Sodium hydrosulphite; Sodium dithionite; Sodium hyposulfite; Sodium sulfoxylate
Kemurnian/Uji (%)
: 90% min
Bentuk Fisik
: Padat
Konsentrasi
: Pure substance
Penampilan/Warna
: White to off-white solid
Bau
: Sulfur-like
Kepadatan (g/cm³)
: 2.2400
Kelarutan dalam Air
: Freely soluble
Kata Sinyal
: Bahaya
Nomor PBB
: 1384
Kelas Bahaya GHS
: Flammable; Acute toxic; Aquatic hazard
Pernyataan H
: H228|H290|H302|H311|H331|H400|H410
Pernyataan P
: P210|P234|P260|P271|P273|P280|P301+P312
Status REACH
: Registered
Status Prekursor Obat
: Non-precursor
Kelas Penyimpanan (GHS)
: 4.2
Kondisi Penyimpanan
: Cool, dry; away from moisture and oxidizers
Bagikan produk ini :
Tertarik dengan produk ini?

Untuk informasi lebih detail termasuk harga, kustomisasi, dan pengiriman:

Dokumen Teknis
Unduh TDSUnduh MSDS

Ikhtisar Singkat
Natrium hidrosulfit, juga dikenal sebagai natrium ditionit, adalah bubuk kristal putih dengan rumus kimia Naâ‚‚Sâ‚‚Oâ‚ Oâ‚”. Ini adalah agen pereduksi yang kuat dengan bau seperti belerang yang menyengat dan larut dalam air tetapi tidak stabil di lingkungan asam atau lembap. Natrium hidrosulfit tersedia dalam berbagai kelas komersial, biasanya dibedakan berdasarkan tingkat kemurniannya - umumnya 90% dan 88%. Senyawa ini banyak digunakan dalam pengolahan tekstil, pengolahan air, pembuatan kertas, dan sintesis kimia.

Proses Manufaktur
Natrium hidrosulfit biasanya diproduksi melalui dua proses industri utama:

Proses Seng: Sodium bisulfit direduksi menggunakan debu seng dengan adanya natrium hidroksida untuk membentuk natrium hidrosulfit. Proses ini dikenal untuk menghasilkan bahan dengan kemurnian tinggi.

Proses Format: Sodium formate digunakan sebagai agen pereduksi, dalam reaksi dengan natrium bisulfit dan formaldehida dalam kondisi terkontrol. Metode ini dianggap lebih ramah lingkungan dan umumnya digunakan dalam produksi modern.

Produk akhir disaring, dikristalisasi, dan dikeringkan untuk memenuhi tingkat kemurnian yang diinginkan seperti 90% dan 88%.