Natrium Laureth Sulfat

Natrium Laureth Sulfat

Asal
: China
Nomor CAS
: 13150-00-0
Kode HS
: 3402.11.10
Info Dasar
Nama IUPAC
: sodium dodecyl ether sulfate
Formula molekul
: ROSO3Na (R=C12 fatty chain with EO)
Sinonim & Nama Dagang
: SLES; Sodium laureth sulphate; Sodium lauryl ether sulfate
Kemurnian/Uji (%)
: 70% min active
Kelas/Tingkat Kualitas
: Kelas Teknis
Bentuk Fisik
: Cairan
Konsentrasi
: Pure substance
Penampilan/Warna
: Clear to slightly colored liquid
Bau
: Characteristic
Titik didih (° C)
: >100
Kepadatan (g/cm³)
: 1.0500
Kelarutan dalam Air
: Miscible
Kata Sinyal
: Peringatan
Kelas Bahaya GHS
: Skin irritant; Eye irritant
Pernyataan H
: H315|H318
Pernyataan P
: P264|P280|P305+P351+P338
Status REACH
: Registered
Status Prekursor Obat
: Non-precursor
Kelas Penyimpanan (GHS)
: 10
Kondisi Penyimpanan
: Cool place; protect from freezing
Kategori
Bagikan produk ini :
Tertarik dengan produk ini?

Untuk informasi lebih detail termasuk harga, kustomisasi, dan pengiriman:

Dokumen Teknis

Tentang Sodium Laureth Sulphate
Sodium laureth sulfate (SLES), kontraksi natrium lauril eter sulfat (SLES) yang diterima, adalah deterjen anionik dan surfaktan yang ditemukan di banyak produk perawatan pribadi (sabun, sampo, pasta gigi, dll.). SLES adalah agen pembusa yang murah dan sangat efektif. SLES, natrium lauril sulfat (SLS), amonium lauril sulfat (ALS), dan natrium pareth sulfat adalah surfaktan yang digunakan dalam banyak produk kosmetik untuk sifat pembersihan dan pengemulsi. Mereka berperilaku mirip dengan sabun. Rumus kimianya adalah CH3 (CH2) 11 (OCH2CH2) NoSO3Na. Kadang-kadang angka yang diwakili oleh n ditentukan dalam nama, misalnya laureth-2 sulfat. Produk heterogen dalam jumlah gugus etoksil, di mana n adalah rata-rata. Hal ini umum untuk produk komersial untuk n = 3.
Proses Manufaktur
Sodium Laureth Sulfate (SLES) adalah surfaktan yang banyak digunakan dalam produksi produk perawatan pribadi dan pembersih. Proses pembuatan SLES melibatkan etoksilasi lauril alkohol diikuti oleh sulfasi. Awalnya, lauril alkohol mengalami etoksilasi, suatu proses di mana etilen oksida ditambahkan ke molekul alkohol. Hal ini menghasilkan pembentukan lauril alkohol etoksilasi. Selanjutnya, lauril alkohol yang dietoksilasi disulfatasi dengan mereaksikannya dengan sulfur trioksida atau asam klorosulfonat. Netralisasi dengan natrium hidroksida mengikuti, menghasilkan pembentukan Sodium Laureth Sulfate. Produk akhir adalah surfaktan anionik serbaguna yang dikenal karena sifat berbusa dan pembersihannya, menjadikannya bahan utama dalam berbagai formulasi perawatan dan pembersihan pribadi. Namun, penting untuk dicatat bahwa produksi dan penggunaan SLES telah meningkatkan masalah lingkungan dan kesehatan, yang mengarah pada peningkatan upaya untuk mengeksplorasi surfaktan alternatif yang lebih berkelanjutan di industri.