Serpihan Soda Kaustik

Serpihan Soda Kaustik

Asal
: India
Nomor CAS
: 1310-73-2
Kode HS
: 2815.11.00
Info Dasar
Nama IUPAC
: sodium hydroxide
Formula molekul
: NaOH
Berat molekul (g/mol)
: 40.0000
Sinonim & Nama Dagang
: Caustic soda; Sodium hydroxide; Lye; NaOH; Soda lye
Kemurnian/Uji (%)
: 98-99% min
Kelas/Tingkat Kualitas
: Kelas Industri
Bentuk Fisik
: Padat
Konsentrasi
: Pure substance
Penampilan/Warna
: White to off-white solid
Bau
: Odorless
Titik lebur (° C)
: 318.0000
Titik didih (° C)
: 1388
Kepadatan (g/cm³)
: 2.1300
Kelarutan dalam Air
: Freely soluble (109g/100mL)
Kata Sinyal
: Bahaya
Nomor PBB
: 1823
Kelas Bahaya GHS
: Skin corrosive; Eye corrosive
Pernyataan H
: H290|H314
Pernyataan P
: P234|P260|P264|P270|P273|P280|P301+P330+P331|P304+P340
Status REACH
: Registered
Status Prekursor Obat
: Non-precursor
Kelas Penyimpanan (GHS)
: 8
Kondisi Penyimpanan
: Cool, dry; away from moisture; sealed containers
Bagikan produk ini :
Tertarik dengan produk ini?

Untuk informasi lebih detail termasuk harga, kustomisasi, dan pengiriman:

Dokumen Teknis

Tentang Serpihan Soda Caustic (NaOH)
Serpihan soda kaustik, juga disebut sebagai serpihan natrium hidroksida, adalah bahan padat berwarna putih yang ditandai dengan struktur kristal. Mereka menunjukkan sifat higroskopis yang kuat, yang berarti mereka mudah menyerap kelembaban dari atmosfer. Ketika dilarutkan dalam air, serpihan soda kaustik benar-benar larut, menghasilkan alkali soda yang sangat korosif dan menghasilkan panas yang besar dalam prosesnya. Untuk bisnis dan industri, bermitra dengan pemasok soda kaustik yang andal sangat penting untuk memastikan kualitas dan kemurnian serpihan soda kaustik, memenuhi persyaratan khusus untuk berbagai aplikasi.
Proses Manufaktur
Ada beberapa metode proses pembuatan atau cara membuat serpihan kaustik, yaitu dengan reaksi metatesis dan proses kloralkali.
Reaksi Metatesis
Dengan mereaksikan natrium karbonat dengan kalsium hidroksida, natrium hidroksida, dan kalsium karbonat dihasilkan. Produk-produk ini dapat dengan mudah dipisahkan dengan filtrasi karena kalsium karbonat tidak larut sedangkan natrium hidroksida sangat larut. Solusinya kemudian akan dimurnikan, diproses, dan distandarisasi untuk konsumsi industri.
Proses Kloralkali
Dengan elektrolisis larutan natrium klorida, natrium hidroksida padat diproduksi dan diperoleh dengan penguapan air. Gas klorin juga diproduksi sebagai produk sampingan utama. Ini dilakukan melalui tiga jenis sel utama, terutama sel merkuri, sel diafragma, dan sel membran.