Tawas

Tawas

Asal
: India, China
Nomor CAS
: 7784-24-9
Kode HS
: 2833.30.30
Info Dasar
Nama IUPAC
: potassium aluminium sulfate dodecahydrate
Formula molekul
: KAl(SO4)2·12H2O
Berat molekul (g/mol)
: 474.3800
Sinonim & Nama Dagang
: Alum; Potassium alum; Potassium aluminium sulfate; E522
Kemurnian/Uji (%)
: 99% min
Bentuk Fisik
: Padat
Konsentrasi
: Pure substance
Penampilan/Warna
: White to off-white solid
Bau
: Odorless
Titik lebur (° C)
: 92.0000
Kepadatan (g/cm³)
: 1.7570
Kelarutan dalam Air
: Freely soluble
Kata Sinyal
: Peringatan
Kelas Bahaya GHS
: Eye irritant
Pernyataan H
: H315|H319
Pernyataan P
: P264|P280|P305+P351+P338
Status REACH
: Registered
Status Prekursor Obat
: Non-precursor
Kelas Penyimpanan (GHS)
: 13
Kondisi Penyimpanan
: Cool, dry place; sealed
Bagikan produk ini :
Tertarik dengan produk ini?

Untuk informasi lebih detail termasuk harga, kustomisasi, dan pengiriman:

Dokumen Teknis

Tentang Alum
Alum mengacu pada kelas senyawa dengan rumus molekul umum AB (SO4) 2•12H2O, di mana A adalah kation monovalen dan B adalah kation trivalen. Dalam beberapa industri, “tawas” dapat merujuk pada senyawa kimia yang berbeda. Misalnya, dalam industri kertas, “tawas” dapat dikenal sebagai aluminium sulfat (atau tawas pembuat kertas) sedangkan di industri medis, tawas disebut sebagai aluminium hidroksida. Dalam hal ini, kita akan mendefinisikan “Alum” sebagai kalium aluminium sulfat terhidrasi atau kalium tawas, yang memiliki rumus molekul KaL (SO4) 2•12H2O. Kalium aluminium sulfat, umumnya dikenal sebagai tawas kalium, adalah senyawa sulfat ganda kristal putih dengan rumus AlK (SO4) 2·12H2O. Ini larut dalam air. Ini adalah bahan higroskopis yang ketika terkena udara, menghidrasi (menyerap air). Tergantung pada jumlah molekul air yang ada, hidrat ini diwakili oleh rumus kimia AlK (SO4) 2·12H2O atau K2SO4Al2 (SO4) 3·24H2O. Bentuk bubuk memiliki titik leleh 92,5° C dan dapat dengan mudah dilarutkan dalam air. Selain itu, bahan ini memiliki sifat yang dikenal sebagai astringensi yang merupakan kemampuan untuk menyempitkan jaringan tubuh, dan membatasi aliran darah. Alum larut dalam air dan mencair saat dipanaskan. Di bawah pemanasan terus menerus, air kristalisasi diusir dan garam berbusa dan membengkak, menghasilkan bubuk amorf. Tawas juga bersifat asam.
Secara historis, tawas dapat digunakan untuk mengolah air dan berfungsi sebagai obat untuk tonsilitis. Namun, hampir sepenuhnya digantikan oleh aluminium fosfat dan aluminium hidroksida dalam vaksin komersial. Saat ini, digunakan dalam berbagai aplikasi, misalnya sebagai astringen, antisepsis dalam persiapan makanan dan sebagai flokulen dalam memurnikan air.
Proses Manufaktur
Mineral bauksit atau tanah liat digunakan untuk mendapatkan tawas dengan kalsinasi lembut. Ini melibatkan pencampuran bahan awal dengan asam sulfat. Campuran yang dihasilkan secara bertahap dipanaskan sampai titik didih dan dibiarkan berdiri selama jangka waktu tertentu. Ini akan memberi kita solusi yang jelas di mana kalium sulfat akan ditambahkan dan dibiarkan mengkristal.

Ketika cryolite terlibat, cryolite dicampur dengan kalsium karbonat dan kemudian dipanaskan. Odium aluminat yang dihasilkan diekstraksi menggunakan air dan kemudian diendapkan menggunakan natrium bikarbonat atau karbon dioksida. Endapan yang diperoleh dilarutkan dalam asam sulfat sebelum menambahkan jumlah kalium sulfat yang sesuai untuk kristalisasi.
Mineral alunit dikalsinasi dan terkena aksi pelapukan udara, dan terus dilembabkan dengan air untuk memungkinkan alunit menjadi dalam bentuk bubuk. Bubuk kemudian dipisahkan menjadi konstituennya menggunakan air panas dan asam sulfat. Cairan induk dituang dan tawas yang dihasilkan dikristalisasi.
Metode produksi lain melibatkan konversi aluminium sulfat menjadi kalium aluminium sulfat dengan menambahkan kalium sulfat. Kalium aluminium sulfat juga dapat ditemukan terjadi secara alami dalam mineral seperti alunit dan kalinit. Kalium aluminium sulfat yang tersedia secara komersial disebut kalium tawas, tawas kalium, tepung tawas, atau tepung tawas.